Darah dan magma

May 6, 2008

Dari sini

Sejarah menuntun kita untuk beradu pandang

Membawakan ultimatum berdarah

Menegaskan sebuah mata semerah api

Seputih belati

Menusuk hingga inti magma paling dalam

Dan disini,

Sebuah kenangan teruji

Saat sepintas yang lalu datang tuk memberi

Lebih dari ini!!!

Aku bukan putra darah

Juga bukan lahir dari magma

Dan sejarah

Memaksa untuk menerima pengulangan

dari titik nanah yang tersenyum

Agar dapat memberi waktu untuk berbaur

dengan sesuatu yang kabur

Aku bukan putra magma

Namun aku lahir dari darah 

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://s4va.blogsome.com/2008/05/06/darah-dan-magma/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

IP