Pindah blog
buat temen-temen yang rindu pada kegantengan tulisan² saia…
silahkan kunjungi blog terbaru saia di http://s4vaworld.uni.cc
so, happy hacking, tracking, cracking, carding, computing, dll…
hwehwehehhee
buat temen-temen yang rindu pada kegantengan tulisan² saia…
silahkan kunjungi blog terbaru saia di http://s4vaworld.uni.cc
so, happy hacking, tracking, cracking, carding, computing, dll…
hwehwehehhee
Dikarenakan saia sudah rada2 malas nulis blog, jadi blog ini saia nyatakan selesai!!!!
tar klo udah niat lagi, baru deh dilanjutin..
heheheh
thx fo da support
regradz…
1. Tidak adanya motivasi asli
Lucunya apabila diperhatikan secara seksama kemunculan dan motivasi mereka persis bunglon, serba cepat berubah, hari ini ingin di sebut ini, besok mereka mengaku itu. Hal ini terjadi dikarenakan tidak adanya motivasi ataupun keinginan yang mendasari pembelajaran mereka. Kondisi seperti ini secara global sudah sering kita kenal dengan sebutan "krisis identitas", yang wajar di temui saat awal-awal memulai sesuatu (kita semua mengalami itu), tetapi permasalahan muncul karena sampai bertahun-tahun mereka tetaplah mengalami krisis identitas, sampai akhirnya "menyampah" dimana-mana
2. Rakus Publisitas dan Money Oriented
Seperti kalau kita kutip dari tulisan crazy consuelo dalam sebuah artikel bertajuk new hacking manifesto dalam salah satu issue yang di rilis phrack
. Umumnya para pendatang baru sangat amat rakus dengan ketenaran dan uang, di pikiran mereka adalah bagaimana secepatnya menjadi terkenal dan mendapat uang darinya, terserah apakah dengan publikasi sembarangan ke berbagai media massa dan tentunya bagi media massa akan sangat amat menguntungkan, tidak perduli dengan membodohi orang lain dibumbui janji-janji palsu dan pemujian diri sendiri yang sangat amat berlebihan, atau dengan melakukan "vandals" ke berbagai situs tanpa alasan yang jelas… Hey, itu berbeda dengan "cyber war".because I do this out of love — you do it for money.
3. Skill yang minim plus kemalasan yang besar
Sebagaimana pendatang baru, kemampuan mereka sangatlah minim. "Lack of skill" adalah hal yang lumrah bagi para pemula ditambah luasnya bidang ilmu komputer yang ada kala ini, tetapi yang menjadi permasalahan adalah kemalasan. Tidak adanya motivasi dan kerakusan publisitas membutakan mereka untuk melompat jauh keatas tanpa mau melalui pijakan-pijakan tangga terbawah yang seharusnya merupakan pondasi terpenting.
Sudah dari 2004 gw menulis artikel "F.A.Q for NEWBIES Version 1.0" yang merupakan rangkuman dari berbagai sumber, dan gw harap sedikit banyak bisa menjadi acuan bagi yang mau memulai walau sangat jauh dari sempurna. Tetapi anehnya berkali-kali email yang mampir baik ke mailbox pribadi, pertanyaan di milis juga di hampiri dengan pertanyaan "bagaimana kami memulainya".
4. NATO (No Action Talk Only)
Satu hal yang pasti untuk membuktikan ini, tanyakan pada mereka 1 hal yang hanya membutuhkan jawaban pasti/detil/teknis/poc, maka pastinya mereka akan membuat anda pusing tujuh keliling dengan cerita-cerita tidak pasti dan hampir pasti tidak akan menjawab pertanyaan anda.
Minimnya kemampuan teknis dan konsep dasar membuat mereka kesulitan menjawab/memecahkan berbagai permasalahan, umumnya mereka akan senang mengalihkan atau melemparkan pertanyaan tersebut, dan sedihnya lagi sangat sulit bagi mereka untuk mengakui ketidaktahuan mereka dan mulai belajar, belajar dan belajar.
5. Generasi Instant
Seperti halnya mie instan yang bisa disajikan dengan cepat dan sekejap mata, serta tanggapan public yang sangat memanjakan dengan berbagai tawaran kursus instan, buku-buku yang menyajikan janji-janji instan, melengkapi generasi instan ini, mereka tidak mau perduli dengan proses, mereka hanya ingin secara cepat berada di atas, dan layaknya semua yang instant, apapun itu, maka tidak akan bertahan lama.
6. Terputusnya link
Para pendatang baru umumnya tidak menghargai para pendahulunya, susah sekali memberikan "credit" kepada orang-orang yang telah berjasa bagi mereka, sebagai contoh credit untuk referensi, yang umumnya di klaim sebagai milik pribadi apabila di publikasikan ulang oleh mereka. sifat inilah yang membuat mereka tidak berkembang, karena secara pasti akan di jauhi para pendahulu yang sejatinya membimbing mereka, bahkan kemungkinan terburuk akan menimbulkan konflik, baik internal bahkan meluas.
7. Terlalu Berapi-api dan Sangat amat mudah Putus Asa
Layaknya kata pepatah "air beriak tanda tak dalam" dan "tong kosong nyaring bunyinya" memang terbukti bahwa banyak para pendatang baru yang terkadang berapi-api dalam mengemukakan konsep (dan sedihnya lagi terkadang bukan temuannya) yang apabila konsep tersebut di koreksi (misal: bertentangan dengan dasar keilmuan), akan membuat mereka marah bahkan terkadang berputus asa.
hasil dari oprek2 echo.or.id
Baypas jakarta peduli bakal ngadain kontes berhadiah uang tunai!!!, dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pendidikan anak-anak indonesia, khususnya jakarta kita mau ngadain KONTES SEO BAYPAS. Apa itu KONTES SEO BAYPAS?
Gimana cara ikutannya?
Gampang!.. pertama harus memenuhi syarat tentunya 
Syarat ikut KONTES SEO BAYPAS :
daftar di sini

. Hadiah di ambil di QQnet (warnetnya t4z krezeks) tanggal 25 mei 2009 jam 7 malam stelah pengumuman. jadi sekalian ngumpul untuk sharing di sana. 
itu intinya
targeT GNU/Linux (selanjutnya disebut targeT Linux) adalah distribusi linux yang sesuai namanya dikhususkan sebagai “target/sasaran” hacking. Distro Linux ini dapat dijalankan langsung dari CDROM / Live CD maupun dari USB Disk / Live USB. Komputer yang menjalankan distro ini nantinya akan berperan sebagai server target alias server “korban”. Target dan korban disini maksudnya sebagai server yang menjalankan service-service yang diketahui memiliki bug, cacat alias kelemahan didalam sistemnya. Kelemahan - kelemahan inilah yang nantinya digunakan oleh client / attacker untuk “menguasai” server targeT.
Tentunya untuk dapat menggunakan distro ini dengan baik diperlukan sedikitnya dua buah komputer. satu komputer menjalankan distro ini sebagai server, dan lainnya terhubung dalam jaringan sebagai client/attacker.
Distro ini merupakan turunan dari Slackware 11, dan dibuat dengan menggunakan script dari linux-live.org. Script yang sama digunakan untuk membangun distro Backtrack. Lisensi yang digunakan adalah GPL. Dengan demikian Anda bebas menggunakan dan mendistribusikan tanpa biaya lisensi apapun.
Pengembang berharap distro ini dapat digunakan sebaik-baiknya untuk pembelajaran dan untuk hal-hal yang mulia. Mohon jangan gunakan untuk hal-hal negatif, melanggar hukum atau kegiatan illegal lainnya.
greEtZ untuk seluruh komunitas hacker di Indonesia
(e-c-h-o, balihack, aikmel, kecoak-elektronik, #newbiehacker, #hackerlink, #antihackerlink, awali, id-slackware, id-ubuntu, forum linux.or.id, linux bali, kpli, kamu, dan seluruh komunitas yang tidak dapat disebutkan satu persatu)
Hacker
Peretas (Inggris: hacker) adalah orang yang mempelajari, menganalisa, dan selanjutnya bila menginginkan, bisa membuat,
memodifikasi, atau bahkan mengeksploitasi sistem yang terdapat di sebuah perangkat seperti perangkat lunak komputer
dan perangkat keras komputer seperti program komputer, administrasi dan hal-hal lainnya , terutama keamanan.
Sejarah
Terminologi hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di
Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan
salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka berkutat dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker pertama kalinya muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik ketimbang yang telah dirancang bersama.
Kemudian pada tahun 1983, istilah hacker berubah menjadi negatif. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya
FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee AS. 414 merupakan kode area lokal mereka.
Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik
Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Satu dari pelaku tersebut
mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.
Hacker memiliki konotasi negatif karena kesalahpahaman masyarakat akan perbedaan istilah tentang hacker dan cracker.
Banyak orang memahami bahwa hackerlah yang mengakibatkan kerugian pihak tertentu seperti mengubah tampilan suatu situs
web (defacing), menyisipkan kode-kode virus dsb. Padahal, mereka adalah cracker. Crackerlah menggunakan celah-celah
keamanan yang belum diperbaiki oleh pembuat perangkat lunak (bug) untuk menyusup dan merusak suatu sistem. Atas alasan
ini biasanya para hacker dipahami dibagi menjadi 2 golongan White Hat Hackers, yakni hacker yang sebenarnya dan cracker
yang sering disebut dengan istilah Black Hat Hackers.
Hirarki / Tingkatan Hacker
1. Elite
2. Semi Elite
3. Developed Kiddie
4. Script Kiddie
5. Lamer
1. Elite
Ciri-ciri : mengerti sistem operasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global, melakukan pemrogramman setiap harinya, effisien & trampil, menggunakan pengetahuannya dengan tepat, tidak menghancurkan data-data, dan selalu mengikuti peraturan yang ada. Tingkat Elite ini sering disebut sebagai ‘suhu’.
2. Semi Elite
Ciri-ciri : lebih muda dari golongan elite, mempunyai kemampuan & pengetahuan luas tentang komputer, mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya), kemampuan programnya cukup untuk mengubah program eksploit.
3. Developed Kiddie
Ciri-ciri : umurnya masih muda (ABG) & masih sekolah, mereka membaca tentang metoda hacking & caranya di berbagai kesempatan, mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan kemenangan ke lainnya, umumnya masih menggunakan Grafik User Interface (GUI) & baru belajar basic dari UNIX tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi.
4. Script Kiddie
Ciri-ciri : seperti developed kiddie dan juga seperti Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal, tidak lepas dari GUI, hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti & menyusahkan hidup sebagian pengguna Internet.
5. Lamer
Ciri-ciri : tidak mempunyai pengalaman & pengetahuan tapi ingin menjadi hacker sehingga lamer sering disebut sebagai ‘wanna-be’ hacker, penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit, melakukan hacking dengan menggunakan software trojan, nuke & DoS, suka menyombongkan diri melalui IRC channel, dan sebagainya. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed kiddie atau script kiddie saja.
Cracker tidak mempunyai hirarki khusus karena sifatnya hanya membongkar dan merusak.
Kode Etik Hacker
Hacker juga memiliki kode etik yang pada mulanya diformulasikan dalam buku karya Steven Levy berjudul Hackers: Heroes of The Computer Revolution, pada tahun 1984.
1. Mampu mengakses komputer tak terbatas dan totalitas.
2. Semua informasi haruslah FREE.
3. Tidak percaya pada otoritas, artinya memperluas desentralisasi.
4. Tidak memakai identitas palsu, seperti nama samaran yang konyol, umur, posisi 5. Mampu membuat seni keindahan dalam komputer.
6. Komputer dapat mengubah hidup menjadi lebih baik.
7. Pekerjaan yang di lakukan semata-mata demi kebenaran informasi yang harus disebar luaskan.
8. Memegang teguh komitmen tidak membela dominasi ekonomi industri software tertentu.
9. Hacking adalah senjata mayoritas dalam perang melawan pelanggaran batas teknologi komputer.
10. Baik Hacking maupun Phreaking adalah satu-satunya jalan lain untuk menyebarkan informasi pada massa agar tak gagap dalam komputer.
Cracker tidak memiliki kode etik apapun.
Manifesto Hacker
adalah:
- Ini adalah dunia kami sekarang, dunianya elektron dan switch, keindahan sebuah baud.
- Kami mendayagunakan sebuah sistem yang telah ada tanpa membayar, yang bisa jadi biaya tersebut sangatlah murah jika tidak dijalankan dengan nafsu tamak mencari keuntungan, dan kalian sebut kami kriminal.
- Kami menjelajah, dan kalian sebut kami kriminal.
- Kami mengejar pengetahuan, dan kalian sebut kami kriminal.
- Kami hadir tanpa perbedaan warna kulit, kebangsaan, ataupun prasangka keagamaan, dan kalian sebut kami kriminal.
- Kalian membuat bom atom, kalian menggelar peperangan, kalian membunuh, berlaku curang, membohongi kami dan mencoba meyakinkan kami bahwa semua itu demi kebaikan kami, tetap saja kami yang disebut kriminal.
- Ya, aku memang seorang kriminal.
- Kejahatanku adalah rasa keingintahuanku.
- Kejahatanku adalah karena menilai orang lain dari apa yang mereka katakan dan pikirkan, bukan pada penampilan mereka.
- Kejahatanku adalah menjadi lebih pintar dari kalian, sesuatu yang tak kan kalian maafkan.
- Aku memang seorang hacker, dan inilah manifesto saya.
- Kalian bisa saja menghentikanku, tetapi kalian tak mungkin menghentikan kami semua.
- Bagaimanapun juga, kami semua senasib seperjuangan.
Aturan Main Hacker
Gambaran umum aturan main yang perlu di ikuti seorang hacker seperti di jelaskan oleh Scorpio, yaitu:
· Di atas segalanya, hormati pengetahuan & kebebasan informasi.
· Memberitahukan sistem administrator akan adanya pelanggaran keamanan / lubang di keamanan yang anda lihat.
· Jangan mengambil keuntungan yang tidak fair dari hack.
· Tidak mendistribusikan & mengumpulkan software bajakan.
· Tidak pernah mengambil resiko yang bodoh – selalu mengetahui kemampuan sendiri.
· Selalu bersedia untuk secara terbuka / bebas / gratis memberitahukan & mengajarkan berbagai informasi & metoda yang diperoleh.
· Tidak pernah meng-hack sebuah sistem untuk mencuri uang.
· Tidak pernah memberikan akses ke seseorang yang akan membuat kerusakan.
· Tidak pernah secara sengaja menghapus & merusak file di komputer yang dihack.
· Hormati mesin yang di hack, dan memperlakukan dia seperti mesin sendiri.
Hacker sejati akan selalu bertindak berlandaskan kode etik dan aturan main sedang cracker tidak mempunyai kode etik ataupun aturan main karena cracker sifatnya merusak.
Perbedaan Hacker dan Cracker
a. Hacker
1.Mempunyai kemampuan menganalisa kelemahan suatu sistem atau situs. Sebagai contoh : jika seorang hacker mencoba menguji situs Yahoo! dipastikan isi situs tersebut tak akan berantakan dan mengganggu yang lain. Biasanya hacker melaporkan kejadian ini untuk diperbaiki menjadi sempurna.
2.Hacker mempunyai etika serta kreatif dalam merancang suatu program yang berguna bagi siapa saja.
3. Seorang Hacker tidak pelit membagi ilmunya kepada orang-orang yang serius atas nama ilmu pengetahuan dan kebaikan.
b. Cracker
1. Mampu membuat suatu program bagi kepentingan dirinya sendiri dan bersifat destruktif atau merusak dan menjadikannya suatu keuntungan. Sebagia contoh : Virus, Pencurian Kartu Kredit, Kode Warez, Pembobolan Rekening Bank, Pencurian Password E-mail/Web Server.
2. Bisa berdiri sendiri atau berkelompok dalam bertindak.
3. Mempunyai situs atau cenel dalam IRC yang tersembunyi, hanya orang-orang tertentu yang bisa mengaksesnya.
4. Mempunyai IP yang tidak bisa dilacak.
5. Kasus yang paling sering ialah Carding yaitu Pencurian Kartu Kredit, kemudian pembobolan situs dan mengubah segala isinya menjadi berantakan. Sebagai contoh : Yahoo! pernah mengalami kejadian seperti ini sehingga tidak bisa diakses dalam waktu yang lama, kasus clickBCA.com yang paling hangat dibicarakan tahun 2001 lalu.
Dua Jenis Kegiatan Hacking
1. Social Hacking, yang perlu diketahui : informasi tentang system apa yang dipergunakan oleh server, siapa pemilik server, siapa Admin yang mengelola server, koneksi yang dipergunakan jenis apa lalu bagaimana server itu tersambung internet, mempergunakan koneksi siapa lalu informasi apa saja yang disediakan oleh server tersebut, apakah server tersebut juga tersambung dengan LAN di sebuah organisasi dan informasi lainnya
2. Technical Hacking, merupakan tindakan teknis untuk melakukan penyusupan ke dalam system, baik dengan alat bantu (tool) atau dengan mempergunakan fasilitas system itu sendiri yang dipergunakan untuk menyerang kelemahan (lubang keamanan) yang terdapat dalam system atau service. Inti dari kegiatan ini adalah mendapatkan akses penuh kedalam system dengan cara apapun dan bagaimana pun.
Contoh Kasus Hacker
1. Pada tahun 1983, pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s(414 merupakan kode area lokal mereka) yang berbasis di Milwaukee AS. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut melakukan pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Salah seorang dari antara pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.
2. Digigumi (Grup Digital) adalah sebuah kelompok yang mengkhususkan diri bergerak dalam bidang game dan komputer dengan menggunakan teknik teknik hexadecimal untuk mengubah teks yang terdapat di dalam game. Contohnya : game Chrono Trigger berbahasa Inggris dapat diubah menjadi bahasa Indonesia. Oleh karena itu, status Digigumi adalah hacker, namun bukan sebagai perusak.
3. Pada hari Sabtu, 17 April 2004, Dani Firmansyah, konsultan Teknologi Informasi (TI) PT Danareksa di Jakarta berhasil membobol situs milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) di http://tnp.kpu.go.id dan mengubah nama-nama partai di dalamnya menjadi nama-nama “unik”, seperti Partai Kolor Ijo, Partai Mbah Jambon, Partai Jambu, dan lain sebagainya. Dani menggunakan teknik SQL Injection(pada dasarnya teknik tersebut adalah dengan cara mengetikkan string atau perintah tertentu di address bar browser) untuk menjebol situs KPU. Kemudian Dani tertangkap pada hari Kamis, 22 April 2004.
Akibat yang Ditimbulakan oleh Hacker dan Cracker
Hacker : membuat teknologi internet semakin maju karena hacker menggunakan keahliannya dalam hal komputer untuk melihat, menemukan dan memperbaiki kelemahan sistem keamanan dalam sebuah sistem komputer ataupun dalam sebuah software, membuat gairah bekerja seorang administrator kembali hidup karena hacker membantu administrator untuk memperkuat jaringan mereka.
Cracker : merusak dan melumpuhkan keseluruhan sistem komputer, sehingga data-data pengguna jaringan rusak, hilang, ataupun berubah.
thx to : lucifer style
Gak kerasa taon baru udah ada kita lewati bersama….
di sampi9ng itu, infeksi paru-paru yang menggerogoti paru-paruku sejak tanggal 17 desember kemaren belum juga sembuh-sembuh…
tapi gak papa, selama doa kalian selalu ada buat aku, aku ngucapin makasih banget buat semua support-support kalian…
thx… maap belum bisa ngasi artikel baru… maklum lagi buntu… gara-gara kebanyakan minum obat, alternatif, therapy, dll.. hehehehe..
see ya soon hommies
wiiiihhh.. udah lama ya ga ngeblog…
maklum, lagi sibuk kerja neh.. dah beberapa minggu ini udah di terima kerja di kantor pengacara… hohohohoho.. betapa gantengnya akuuuww…
Hmmm… untuk kali ini, saia coba untuk meberikan 1 artikel tentang salah meng-enable Regedit
sudah lumrah bagi setiap kompi yang kena virus REGEDIT nya pasti di disable sm virus.. yang alert nya tuh REGEDIT has disable by administrator.. nah ada cara na buat nge enable in regedit yg udah di disable sm virus ini.. 

hasil dari keliling2 n nanya sm mbah google.. akhirna nemu script yang cukup simple tapi tokcer….. simple tp bermakna hehehehe…
langsung aja yeeee… nih script na Copas aja langsung ke notepad
‘Enable/Disable Registry Editing tools
‘© Doug Knox - rev 12/06/99
Option Explicit
‘Declare variables
Dim WSHShell, n, MyBox, p, t, mustboot, errnum, vers
Dim enab, disab, jobfunc, itemtype
Set WSHShell = WScript.CreateObject("WScript.Shell")
p = "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\"
p = p & "DisableRegistryTools"
itemtype = "REG_DWORD"
mustboot = "Log off and back on, or restart your pc to" & vbCR & "effect the changes"
enab = "ENABLED"
disab = "DISABLED"
jobfunc = "Registry Editing Tools are now "
‘This section tries to read the registry key value. If not present an
‘error is generated. Normal error return should be 0 if value is
‘present
t = "Confirmation"
Err.Clear
On Error Resume Next
n = WSHShell.RegRead (p)
On Error Goto 0
errnum = Err.Number
if errnum 0 then
‘Create the registry key value for DisableRegistryTools with value 0
WSHShell.RegWrite p, 0, itemtype
End If
‘If the key is present, or was created, it is toggled
‘Confirmations can be disabled by commenting out
‘the two MyBox lines below
If n = 0 Then
n = 1
WSHShell.RegWrite p, n, itemtype
Mybox = MsgBox(jobfunc & disab & vbCR & mustboot, 4096, t)
ElseIf n = 1 then
n = 0
WSHShell.RegWrite p, n, itemtype
Mybox = MsgBox(jobfunc & enab & vbCR & mustboot, 4096, t)
End If
kalo udah di copy ke notepad save langsung dengan extensi .vbs
contoh terserah.vbs
abis di save tinggal double klik deh terserah.vbs nya n langsung deh regedit na enable lg….. 
sory klo script na udah banyak yang tau… cuman mau share aja.. kali aja ada yg lom tau
THX TO : KILL3R yang udah mo bagi ilmunya, baypas.org
mayan lama seh…
tapi mending lah ketimbang ga update sama sekali ini blog..
http://www.megaupload.com/?d=9UQ5HIVR
thx to ferlyz05 @yogyafree